โ ๏ธ Training Ini Dirancang Khusus untuk
Berikut Pertanda Anda Membutuhkan Sistem Keamanan Pangan
Area produksi dibersihkan setiap hari, tapi tidak ada catatan yang bisa membuktikan pembersihan dilakukan sesuai jadwal dan standar
Tim hafal titik-titik rawan di lini produksi berdasarkan pengalaman, tapi tidak ada hazard analysis tertulis
Parameter proses dipantau dan dicatat, tapi ketika angkanya menyimpang tidak jelas siapa yang harus bertindak dan tindakan apa yang harus diambil
Supplier bahan baku dipilih berdasarkan harga dan ketersediaan, tanpa evaluasi keamanan pangan yang terdokumentasi
Pelatihan higiene diberikan saat karyawan baru masuk, tapi tidak ada yang memastikan praktiknya benar-benar dijalankan di setiap shift
Keamanan pangan dianggap urusan QA saja, sementara produksi, gudang, dan distribusi merasa itu bukan tanggung jawab mereka
Pahami Klausul Sampai Implementasinya
Konsep dasar keamanan pangan dan Food Safety Management System (FSMS)
Bagaimana FSMS bekerja di seluruh rantai pasok pangan, dan mengapa peran setiap individu menentukan apakah produk aman dikonsumsi.
Hazard analysis, risiko keamanan pangan, dan risk-based thinking
Cara mengidentifikasi bahaya, menganalisis risikonya, dan menetapkan pengendalian yang diperlukan, sebagai fondasi dari seluruh keputusan dalam sistem keamanan pangan.
Struktur ISO 22000:2018 dan integrasinya dengan sistem manajemen lain
Bagaimana standar ini disusun dan bagaimana ia terhubung dengan sistem manajemen yang mungkin sudah berjalan di organisasi Anda.
Pembahasan klausul ISO 22000:2018
Konteks organisasi dan stakeholder, kepemimpinan dan kebijakan keamanan pangan, perencanaan, dukungan sumber daya dan kompetensi, operasional, evaluasi kinerja, hingga peningkatan berkelanjutan.
PRP, OPRP, dan HACCP: apa bedanya dan bagaimana menerapkannya
Cara membedakan program prasyarat, program prasyarat operasional, dan titik kendali kritis, serta bagaimana pemantauan, verifikasi, dan pengendalian operasionalnya dijalankan sehari-hari.
Dokumen implementasi, praktik yang dianjurkan, studi kasus, dan post-test
Dokumen utama yang menjadi inti sistem dan fungsinya, hal yang sebaiknya dilakukan dan yang perlu dihindari, studi kasus, serta post-test untuk menguji pemahaman di akhir training.
Dibimbing Langsung oleh Praktisi yang Pernah Memimpin Produksi Pangan
Caterina Akila Atisatya
Lebih dari 6 tahun berkarier di manajemen produksi dan PPIC, mengelola tim hingga 120 karyawan, termasuk menjalankan fungsi Food Safety Team dan Internal Auditor di PT Intrafood Singabera Indonesia.
Kata Mereka yang Sudah Mengikuti Training Bersama MBO
Kenapa Anda Tidak Bisa Menunda Training Ini?
Insiden keamanan pangan tidak memberi peringatan.
Dampaknya langsung ke kesehatan konsumen dan reputasi usaha.
Tanpa sistem terdokumentasi sulit untuk meyakinkan buyer.
Buyer besar umumnya meminta bukti sistem keamanan pangan yang terstandar.
Budaya keamanan pangan butuh waktu untuk tertanam.
Semakin awal seluruh tim memahami persyaratan dan perannya, semakin sedikit pekerjaan yang harus diulang saat persiapan audit dan sertifikasi tiba.